Belajar Forex | Seputar Forex Indonesia | Berita Forex,bisnis,Saham

5 Penyebab umum kegagalan trader forex

" "

Trading forex sering dianggap sebagai cara cepat untuk mendapatkan keuntungan. Karena hal ini juga forex trading mengalami trend booming beberapa tahun terakhir di Indonesia.

Dari sekian banyak trader baru yang terjun dalam dunia forex trading ini, sebagian besar mengalami kegagalan. Berikut ini adalah beberapa faktor umum penyebab kegagalan seorang trader. Tidak hanya trader pemula, rekan trader yang sudah lama berkecimpung pun banyak yang mengalami hambatan oleh faktor-faktor dibawah ini .

1. Tidak menjaga disiplin dalam trading.

Kesalahan besar yang banyak dilakukan trader adalah membiarkan faktor emosi mengambil alih kendali anda saat trading. Menjadi trader forex berarti anda harus siap untuk menghadapi kerugian dalam transaksi. tidak jarang transaksi yang loss dialami  sebanyak 2,3,4 kali secara berturut-turut.

Mengalami kerugian besar, ataupun kerugian secara berturut-turut akan sangat menguji mental dan kesabaran dan emosi anda. Karena itulah satu sistem trading serta trading plan harus dijalankan secara disiplin, untuk menghindari faktor emosi yang berlebihan.

2. Trading tanpa rencana / trading plan.

Salah satu langkah pertama dalam investasi adalah mempunyai perencanaan yang jelas, termasuk juga dalam forex trading. Menyusun trading plan yang kemudian diikuti dengan pelaksanaan trading plan tersebut dengan disiplin merupakan salah satu kunci utama keberhasilan anda.

Trading plan yang bagus memiliki sistem trading. pengaturan money management yang jelas, serta proyeksi keuntungan yang jelas pula. Dengan demikian seluruh langkah anda dalam bertrading akan lebih terencana dan fokus dalam mencapai target.

3. Gagal beradaptasi dengan market.

Forex market merupakan tempat yang fluktuatif. Sebagai trader, anda harus bisa melihat keadaan market dan menyesuaikan diri dengannya. Contoh yang paling mudah adalah dalam sistem trading.

Misalkan saja anda adalah tipe trend follower . Di tahun 2008, kondisi pergerakan harga di pair GBP/JPY cenderung trending dengan rata-rata pergerakan harga harian 200-300 pips perhari, dengan retrace harian yang bisa mencapai 50% range harian . Tentunya hal ini ideal untuk anda menyimpan take profit 50-100 . Namun, jika anda lihat saat ini range harian GBP/JPY jauh berkurang, sehingga untuk mendapatkan TP 100 pips untuk satu transaksi dalam satu hari cenderung lebih sulit.

Baca :   waktu terbaik trading forex

Kegagalan mengadaptasikan strategi yang digunakan di tahun 2008 dengan kondisi saat ini akan menyebabkan kegagalan.

Contoh lainnya adalah emas. Masih ingat ketika 2 tahun lalu transaksi di Emas cukup mudah? anda cukup buy dan kemungkinan besar profit. Saat ini tidak lagi seperti itu.

4. Target yang tidak realistis.

Tidak peduli apa kata orang, forex bukanlah cara cepat untuk mendapatkan kekayaan. Karena hal inilah anda perlu menyusun target yang realistis.

Banyak trader yang terjebak dalam kondisi ingin mendapatkan keuntungan besar secara instant. Hal inilah yang menyebabkan mereka menggunakan lot besar tanpa perhitungan, dan pada akhirnya berujung dengan kehilangan seluruh modal (margin call) berulang kali.

Forex trading memang bisa memberikan keuntungan besar, hanya saja membutuhkan proses dan pengaturan keuangan yang jelas. Silahkan susun trading plan serta money management yang bagus, disertai dengan compounding modal juga jika diperlukan. Apabila dilaksanakan dengan disiplin, kemungkinan besar anda akan memetik hasil manisnya dalam waktu yang lebih cepat.

5. Manajemen resiko dan modal yang jelek.

Forex trading identik dengan money management. Besarnya lot yang anda gunakan, ekspektasi profit yang mungkin diraih, berapa nilai resiko yang anda tetapkan, merupakan hal-hal familiar yang akan terus anda atur dan gunakan setiap kali bertransaksi.

Kegagalan dalam mengatur hal ini bisa menyebabkan proses trading anda tidak maksimal. Pernahkah anda mengalami hal ini ; Jumlah profit dari 5-10 kali transaksi anda hilang hanya karena satu transaksi yang loss ? Jika pernah, maka itu adalah contoh paling real dari kurangnya pengaturan resiko dan money management.

5 hal diatas merupakan penyebab umum kegagalan yang dialami oleh seorang trader. Jika anda mengalami satu atau beberapa hal diatas, ada baiknya mulai memikirkan usaha untuk memperbaikinya.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.