Belajar Forex | Seputar Forex Indonesia | Berita Forex,bisnis,Saham

3 Cara menentukan stoploss dalam trading

" "

Menentukan stoploss dalam trading merupakan hal yang perlu anda perhatikan sedari awal. Dengan adanya stoploss yang terukur, maka trading anda akan lebih teratur dan mudah untuk dimanage. Selain itu, penempatan stoploss yang benar akan membuat trading forex anda lebih maksimal.

Pengertian stoploss dalam forex trading adalah jumlah atau batas kerugian yang ditentukan dalam satu transaksi (buy atau sell). Stoploss dipasang pada nilai harga tertentu, jika pergerakan harga menyentuh nilai ini maka transaksi anda secara otomatis akan ditutup.

Ada beberapa cara menentukan stoploss dalam trading forex yang bisa anda pergunakan.

1. Menentukan stoploss berdasarkan support resistance

Salah satu cara yang umum digunakan untuk menyimpan stoploss adalah dengan menggunakan titik support dan resistance sebagai acuan untuk menyimpan stoploss. Jika anda membuka transaksi buy, stoploss disimpan beberapa pips dibawah titik support. Dan sebaliknya jika transaksi sell, maka stop loss disimpan beberapa pips diatas titik resistance.

contoh cara menentukan stoploss dengan support dan resistance

cara menentukan stoploss
dengan SR horizontal
cara menentukan stoploss 2
dengan trendline

2. Menentukan stoploss dengan indikator

Cara kedua yang sering digunakan adalah dengan menggunakan bantuan indikator untuk menyimpan titik stoploss. Biasanya untuk cara ini penggunaannya disesuaikan dengan sistem trading yang anda gunakan. Dalam sistem trading yang menggunakan indikator biasanya sudah diterangkan tentang cara mengatur stoplossnya juga.

Baca :   Resiko Dan Keuntungan Trading Forex

Misalkan saja sistem trading sederhana dengan moving average disini , stoploss disimpan diatas MA peiode 24 jika sedang sell atau dibawah MA periode 24 jika sedang buy.

stoploss
jika buy, kondisinya dibalik saja

Silahkan lihat kembali sistem trading yang anda gunakan. Umumnya stoploss diletakan diatas atau dibawah indikator yang digunakan sebagai penentu arah trend harga.

3. Menentukan stoploss menggunakan money management

Cara lain yang juga sering digunakan adalah dengan menggunakan persentase tertentu dari modal anda sebagai besaran stoploss. Contoh sederhananya misalkan seperti ini ;

Modal anda $1000 . Stoploss dari setiap transaksi misalkan 5% .  5% dari $1000 = $50

Misalkan anda membuka transaksi buy dengan lot 0,1 . Nilai 0,1 lot di broker anda misalnya $1/pip . Maka stoploss anda adalah $50, yaitu 50 pips dibawah titik buy. Jika lot yang digunakan adalah 0,05 lot maka besar stoploss anda adalah 100 pips dari titik buy. Dan seterusnya.

Dalam prakteknya, anda bisa saja menggabungkan cara-cara diatas. Perlu di ingat, stoploss merupakan “sabuk pengaman” bagi transaksi forex anda. Dengan adanya stoploss, maka jumlah kerugian yang mungkin akan anda terima bisa dibatasi.

So, apakah anda sudah menggunakan stoploss dalam trading ?

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.